Minggu, 21 September 2014

JURNAL ILMIAH TENTANG MENGANALISIS CARA KERJA MEDIA PENYIMPANAN DATA (OPTICAL DISC DRIVE)

MENGANALISIS CARA KERJA OPTICAL DISC DRIVE

AFRIAN ARBI
1151400075

INSTITUT TEKNOLOGI INDONESIA
AFRIANARBI@GMAIL.COM




ABSTRAK

Optical Disc Drive sangat sering digunakan dalam komputer untuk membaca software dan data lain yang didistribusikan melalui Disc. Selain itu, Optical Disc Drive juga sering digunakan untuk menyimpan data arsip. Floppy disc drive dengan kapasitas 1.44 MB, sudah ditinggalkan. Media optik yang murah dan memiliki kapasitas lebih tinggi untuk menangani file besar juga telah digunakan sejak floppy disc ada dan sebagian besar komputer dan perangkat keras yang tujuannya untuk hiburan banyak memiliki optical writer.
Dalam dunia komputer, Optical Disc Drive adalah sebuah perangkat keras yang menggunakan sinar laser atau gelombang elektromagnetik untuk melakukan proses pembacaan (reading) dari optical disc dan penulisan (writing) data. Beberapa drives hanya bisa membaca data pada disc, namun teknologi saat ini memperbolehkan sebuah drive untuk melakukan pembacaan maupun penulisan pada drives. Compact Disc, DVD dan Blu-ray Disc merupakan jenis-jenis dari optical media yang bisa dibaca maupun diisi data oleh optical drive. Optical Drive merupakan sebutan umum, dengan bagian-bagiannya yaitu “CD”, “DVD” dan “Blue-ray” dengan diikuti “drive”, “writer”, dan lain-lain.


KATA KUNCI : Optical Disk Drive, ODD, CD, DVD, blu-ray, writing reading 

I. PENDAHULUAN

      1.1. LATAR BELAKANG
Penyimpanan berbagai dokumen dalam volume yang sangat besar, dapat dikerjakan menjadi lebih ekonomis sejak penemuan teknologi penyimpanan digital. Komputer mesin komputerisasi pertama telah mengubah hidup manusia menjadi serba otomatis dan instant. Mesin komputer ini ditemukan pertama kali oleh Blaise Pascal tahun 1642. Pada abad ke 19, Charles abbage telah menyelesaikan prinsip-prinsip komputer digital modern. Diakhir tahun 1960-an angkaian terintegrasi (IC) diperkenalkan, dan melahirkan processor modern seperti AMD, Athlon, XP, maupun Intel Pentium IV yang memiliki lebih dari 55 juta transistor. Atas kemajuan teknologi yang lebih maju ini, manusia menciptakan beberapa komponen komputer yang bermanfaat bagi manusia seperti printer, mouse, modem, scanner, dan media penyimpanan seperti memori dan media penyimpanan (memori) eksternal seperti floppy disk, harddisk, cd-rom, dan dvd.
Di dalam jurnal ini kita akan membahas media penyimpanan (memori) eksternal cd-rom, dan dvd. Perkembangan digitalisasi informasi tersebut dipengaruhi oleh laju pertumbuhan informasi yang ekponensial di satu sisi, serta meningkatnya kemampuan teknologi informasi khususnya komputer.

1.2 TUJUAN
            Adapun tujuan dari penyusunan jurnal ini adalah sebagai berikut :
1. Mengetahui Pengertian dan Cara Kerja Optical Disk Drive.
2. Memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Teknologi Informasi (PTI).

1.3 RUMUSAN MASALAH
            Adapun rumusan masalah yang saya bahas dalam makalah ini adalah tentang Pengertian dan Cara Kerja dari Optical Disk Drive.

1.4 METODE PENULISAN
                Adapun metode penulisan yang saya gunakan dalam penyusunan jurnal ini adalah dengan mencari referensi-referensi yang relevan dengan pokok pembahasan, referensi tersebut saya dapatkan dari artikel dan melalui jaringan internet.

II.    PEMBAHASAN


2.1    Pengertian Optical Disk Drive
             Optical Disk adalah media penyimpanan data elektronik yang dapat ditulis dan dibaca dengan menggunakan sinar laser bertenaga rendah. Optical disk pertama kali ditemukan pada tahun 1958. Kemudian teknologi ini dipatenkan beberapa tahun kemudian. Perkembangan berikutnya, ditemukan teknologi optical media untuk data video dalam laser disc yang dikeluarkan oleh philips, pada tahun 1978.Berlanjut setelah itu, audio compact disc (CD) dikeluarkan sony pada tahun 1983.
Optic Disk memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
a.  Menggunakan laser untuk menulis dan membaca data.
b. Dapat digunakan untuk menyimpan data yang volumenya sangat besar.
c.  Dapat membaca lebih cepat



2.2    Cara Kerja Optical disk drive
Ketika dalam proses pembuatan atau pencetakan data Disc ROM di pabrik, data dibentuk menggunakan cara di-pres. Sehingga terbentuk lubang-lubang disetiap jalur permukaan Disc. Hal ini akan membentuk serial data layaknya 1 atau 0 (digital), Lubang ini biasanya memiliki kedalaman antara seperempat hingga seperenam Wavelenght Laser yang digunakan.
             Ada beberapa Jenis optical disk saat ini, dimulai dari CD, DVD, Blu Ray, hingga saat ini ada yang terbaru dari optical disk yaitu FM DISK. Berikut penjelasan jenis-jenis Optical Disk dan cara kerjanya :

2.2.1 CD-ROM (Read Only Memory) Drives
             CD-ROM  merupakan akronim dari “Compact Disc Read-only Memory” adalah sebuah piringan kompak dari jenis piringan optik (optical disc) yang dapat menyimpan data. Ukuran data yang dapat disimpan saat ini bisa mencapai  700MB atau 700 juta bit. CD-ROM drive hanya bisa digunakan untuk membaca sebuah CD saja.


Gambar 1. CD-R

·       CD-Rom (Compact Disk read only memory) adalah jenis piringan optic yang mempunyai sifat hanya bisa dibaca. Kapasitas sebuah CD Rom yang menampung hingga 640 Mb.
·        CD-R (CD Recordable) merupakan jenis CD yang dapat menyimpan data seperti halnya disket, namun isinya tidak dapat diubah lagi.
·       CD-RW (CD Writetable) merupakan jenis CD yang dapat menyimpan data namun isinya dapat dihapus dan dapat diganti dengan data yang baru.

2.2.2 DVD (Digital Video Disc / Digital Versatile Disc)
DVD adalah media penyimpanan data seperti CD namun memiliki kapasitas yang lebih besar.. Sama seperti CD, DVD juga ada dua yaitu DVD-ROM dan DVD-RW. Kadang DVD-RW disebut juga DVD-RAM Driver. 

Gambar 2. DVD-R

Kemampuan DVD dapat dilihat dari jenisnya, yaitu :
·       Single-side, single layer kapasitas 4,7 GB
·       Double-side, single layer kapasitas 8,5 GB
·       Single-sided, double layer kapasitas 9,4 GB
·       Double-sided, double layer kapasitas 17 GB

2.    2.2.3 Blu Ray
             Teknologi Blu-ray merupakan format disc optic, yang merupakan perkembangan dari CD dan DVD. Keunggulan dari blu-ray yaitu pada kapasitas lapisan-sided Blu-ray disc, dimana lebih besar 35 kali dari CD dan lebih besar lima kali dari DVD. Kapasitas Blu-Ray disc dual layer memiliki kemampuan menyimpan data sampai dengan 50 Gb per keping.

Gambar 3. Blu-Ray Disc
            

2.2.4 Fluorescent Multilayer DISK(FM DISK)
             Fluorescent Multilayer Disc (FM Disc) adalah jenis optical drive yang mampu menampung sampai 140 GB data sekaligus, dengan kecepatan baca data sampai 1 GB per detik.
             FM Disc berbeda dengan kepingan yang beredar saat ini. Warnanya tidak keperakan atau keemasan, melainkan bening seperti sebuah plastik transparan biasa.


Gambar 4. FM Disc

III.  PENUTUP

                Dan itulah tadi penjelasan beserta jenis-jenis optical disc drive. Karena kemajuan teknologi yang lebih maju ini, manusia menciptakan beberapa komponen komputer yang bermanfaat bagi manusia seperti printer, mouse, modem, scanner, dan media penyimpanan seperti memori dan media penyimpanan (memori) eksternal yang salah satunya adalah Optical Disk Drive. Yang mana Ada beberapa Jenis optical disk saat ini, dimulai dari CD, DVD, Blu Ray, hingga saat ini ada yang terbaru dari optical disk yaitu FM DISK.
Dan semua jenis tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing dan user tinggal memilih mana yang tepat untuk digunakan sesuai kebutuhan user itu sendiri.


IV.    DAFTAR PUSTAKA



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
I'M A MUSLIM ENGINEER Copyright © | Template designed by Liza Burhan | SEO by Islamic Blogger Template